Aplikasi Jual Foto Online: Panduan Lengkap untuk Fotografer dan Kreatif

Apakah Anda seorang fotografer atau kreatif yang memiliki banyak koleksi foto menarik? Apakah Anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi Anda? Jika jawabannya ya, maka Anda perlu tahu tentang aplikasi jual foto online.

Aplikasi jual foto online adalah platform digital yang memungkinkan Anda menjual lisensi atau hak cipta foto Anda kepada pelanggan di seluruh dunia. Dengan aplikasi ini, Anda bisa menghasilkan uang dari foto-foto yang mungkin hanya tersimpan di memori atau media sosial Anda.

Namun, menjual foto online tidak semudah membalik telapak tangan. Anda perlu mengetahui beberapa hal penting, seperti cara memilih aplikasi yang tepat, cara mengunggah foto yang berkualitas, cara menentukan harga yang sesuai, dan cara mempromosikan foto Anda agar laku di pasaran.

Oleh karena itu, artikel ini akan membahas panduan lengkap untuk menjual foto online dengan aplikasi. Kami akan memberikan informasi tentang:

  • Apa saja keuntungan dan tantangan menjual foto online
  • Apa saja syarat dan persiapan yang harus dilakukan sebelum menjual foto online
  • Apa saja aplikasi jual foto online terbaik yang bisa Anda gunakan
  • Apa saja tips dan trik untuk meningkatkan penjualan foto online

Artikel ini ditujukan untuk fotografer, kreatif, atau siapa saja yang tertarik untuk menjual foto online. Kami berharap artikel ini bisa memberikan wawasan dan inspirasi bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis digital Anda melalui aplikasi jual foto online.

Keuntungan dan Tantangan Menjual Foto Online

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang aplikasi jual foto online, ada baiknya kita mengetahui apa saja keuntungan dan tantangan yang mungkin Anda hadapi saat menjual foto online. Berikut adalah beberapa poin yang perlu Anda pertimbangkan:

Keuntungan Menjual Foto Online

  • Potensi pasar yang besar.
    Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta orang pada tahun 2021. Jumlah ini merupakan peningkatan sebesar 178,68% dari tahun 2015. Selain itu, data dari We Are Social juga menunjukkan bahwa jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 170 juta akun pada tahun 2021. Ini berarti bahwa ada banyak peluang untuk menjangkau audiens yang berpotensi tertarik dengan foto-foto Anda.
  • Penghasilan pasif yang menjanjikan.
    Menjual foto online bisa menjadi sumber penghasilan pasif yang menjanjikan bagi Anda. Penghasilan pasif adalah penghasilan yang didapatkan tanpa harus bekerja secara aktif atau terus-menerus. Dengan menjual foto online, Anda hanya perlu mengunggah foto-foto Anda sekali saja ke aplikasi jual foto online, lalu menunggu pembeli yang tertarik untuk membeli lisensi atau hak cipta foto Anda. Setiap kali ada pembeli, Anda akan mendapatkan komisi atau royalti dari penjualan tersebut. Komisi atau royalti ini bisa bervariasi tergantung pada aplikasi dan jenis lisensi yang dipilih oleh pembeli.
  • Fleksibilitas waktu dan tempat.
    Menjual foto online juga memberikan Anda fleksibilitas waktu dan tempat. Anda tidak perlu terikat dengan jam kerja atau lokasi tertentu untuk menjalankan bisnis ini. Anda bisa mengunggah foto-foto Anda kapan saja dan dari mana saja, asalkan Anda memiliki koneksi internet yang stabil. Anda juga bisa mengatur sendiri ritme dan target penjualan Anda sesuai dengan keinginan dan kemampuan Anda.
  • Pengembangan kreativitas dan portofolio.
    Menjual foto online juga bisa menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan portofolio Anda sebagai fotografer atau kreatif. Dengan menjual foto online, Anda akan terpacu untuk terus menghasilkan foto-foto yang berkualitas, unik, dan menarik. Anda juga bisa belajar dari foto-foto yang dijual oleh fotografer atau kreatif lainnya di aplikasi jual foto online. Selain itu, Anda juga bisa membangun portofolio Anda dengan menampilkan foto-foto Anda di aplikasi jual foto online. Portofolio ini bisa menjadi bukti keahlian dan pengalaman Anda di bidang fotografi atau kreatif.

Tantangan Menjual Foto Online

  • Persaingan yang ketat.
    Meskipun pasar foto online cukup besar, namun persaingannya juga cukup ketat. Ada banyak fotografer atau kreatif yang menjual foto-foto mereka di aplikasi jual foto online. Ini berarti bahwa Anda harus bersaing dengan mereka untuk menarik perhatian dan minat pembeli. Oleh karena itu, Anda harus memiliki keunggulan kompetitif yang bisa membedakan foto-foto Anda dari yang lain. Anda juga harus mengikuti tren dan permintaan pasar yang selalu berubah.
  • Kualitas foto yang harus tinggi.
    Untuk bisa bersaing di pasar foto online, Anda harus memiliki kualitas foto yang tinggi. Kualitas foto tidak hanya berkaitan dengan resolusi atau ukuran foto, tetapi juga dengan komposisi, pencahayaan, warna, sudut pandang, dan elemen-elemen lainnya yang membuat foto menjadi menarik dan profesional. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan aspek teknis seperti format, metadata, dan keyword yang harus sesuai dengan standar dan persyaratan aplikasi jual foto online.
  • Legalitas dan hak cipta.
    Menjual foto online juga menuntut Anda untuk memperhatikan legalitas dan hak cipta dari foto-foto Anda. Legalitas berkaitan dengan izin atau persetujuan yang harus Anda dapatkan dari subjek atau objek yang ada di dalam foto Anda, terutama jika mereka adalah manusia atau merek tertentu. Hak cipta berkaitan dengan perlindungan hukum yang diberikan kepada Anda sebagai pemilik foto. Anda harus memastikan bahwa foto-foto Anda tidak melanggar hak cipta orang lain, dan juga tidak disalahgunakan oleh pembeli tanpa izin Anda. Oleh karena itu, Anda harus memahami jenis-jenis lisensi yang ada di aplikasi jual foto online, dan memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan Anda.
Lihat juga :  Melihat Keuntungan dan Manfaat Menarik dari Paket Telpon Mentari untuk Bisnis Anda

Setelah mengetahui keuntungan dan tantangan menjual foto online, sekarang kita akan membahas apa saja syarat dan persiapan yang harus dilakukan sebelum menjual foto online.

Syarat dan Persiapan Menjual Foto Online

Sebelum Anda mulai menjual foto online dengan aplikasi, ada beberapa syarat dan persiapan yang harus Anda lakukan terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda siapkan:

Syarat Menjual Foto Online

  • Foto-foto berkualitas.
    Ini adalah syarat utama untuk menjual foto online. Foto-foto yang Anda jual harus memiliki kualitas yang baik, baik dari segi teknis maupun artistik. Foto-foto Anda harus memiliki resolusi yang tinggi, minimal 4 megapiksel, agar bisa ditampilkan dengan jelas di berbagai media. Foto-foto Anda juga harus memiliki komposisi, pencahayaan, warna, sudut pandang, dan elemen-elemen lainnya yang membuatnya menarik dan profesional. Selain itu, foto-foto Anda juga harus orisinal, artinya bukan hasil plagiat atau duplikat dari foto orang lain.
  • Akun di aplikasi jual foto online.
    Ini adalah syarat kedua untuk menjual foto online. Anda harus mendaftar sebagai kontributor atau penjual di aplikasi jual foto online yang ingin Anda gunakan. Setiap aplikasi jual foto online memiliki proses pendaftaran yang berbeda-beda, tetapi umumnya Anda harus mengisi data diri, verifikasi email, dan mengunggah beberapa sampel foto untuk ditinjau oleh tim aplikasi tersebut. Setelah akun Anda disetujui, Anda bisa mulai mengunggah foto-foto Anda ke aplikasi tersebut.
  • Izin yang diperlukan.
    Ini adalah syarat ketiga untuk menjual foto online. Anda harus memiliki izin atau persetujuan dari subjek atau objek yang ada di dalam foto Anda, terutama jika mereka adalah manusia atau merek tertentu. Izin ini biasanya berupa model release atau property release, yaitu dokumen tertulis yang menyatakan bahwa subjek atau objek tersebut menyetujui penggunaan foto mereka untuk tujuan komersial. Izin ini penting untuk menghindari masalah hukum yang mungkin timbul di kemudian hari. Anda bisa mendapatkan contoh model release atau property release di internet, atau membuatnya sendiri sesuai dengan kebutuhan Anda.

Persiapan Menjual Foto Online

  • Memilih aplikasi jual foto online yang tepat.
    Ini adalah persiapan pertama yang harus Anda lakukan sebelum menjual foto online. Ada banyak aplikasi jual foto online yang tersedia di internet, tetapi tidak semuanya cocok untuk Anda. Anda harus memilih aplikasi jual foto online yang sesuai dengan kriteria dan preferensi Anda, seperti jenis foto yang dijual, komisi atau royalti yang ditawarkan, persyaratan dan ketentuan yang berlaku, reputasi dan popularitas aplikasi tersebut, dan lain-lain. Kami akan membahas lebih lanjut tentang aplikasi jual foto online terbaik di bagian selanjutnya.
  • Mengedit dan mengoptimalkan foto-foto Anda.
    Ini adalah persiapan kedua yang harus Anda lakukan sebelum menjual foto online. Setelah Anda memiliki foto-foto berkualitas, Anda harus mengedit dan mengoptimalkan foto-foto Anda agar lebih menarik dan profesional. Anda bisa menggunakan software editing seperti Photoshop, Lightroom, GIMP, atau lainnya untuk melakukan hal ini. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah memotong, merotasi, menyesuaikan warna, kontras, kecerahan, saturasi, dan lain-lain. Anda juga harus memastikan bahwa format, ukuran, dan resolusi foto-foto Anda sesuai dengan standar dan persyaratan aplikasi jual foto online yang Anda pilih.
  • Menambahkan metadata dan keyword pada foto-foto Anda.
    Ini adalah persiapan ketiga yang harus Anda lakukan sebelum menjual foto online. Metadata adalah informasi tambahan yang ada di dalam file foto, seperti judul, deskripsi, lokasi, tanggal, kamera, lensa, dan lain-lain. Keyword adalah kata-kata kunci yang berkaitan dengan isi atau tema foto Anda, seperti bunga, pantai, senja, dan lain-lain. Metadata dan keyword ini penting untuk membantu pembeli menemukan foto-foto Anda di aplikasi jual foto online. Oleh karena itu, Anda harus menambahkan metadata dan keyword yang relevan, akurat, dan spesifik pada foto-foto Anda. Anda bisa menggunakan software editing atau aplikasi jual foto online itu sendiri untuk melakukan hal ini.
Lihat juga :  Tebus Murah, Berisikanlah Dengan Paket Nelpon Tri Terbaru

Setelah Anda memenuhi syarat dan persiapan yang diperlukan, sekarang Anda siap untuk menjual foto online dengan aplikasi. Namun, pertanyaannya adalah aplikasi jual foto online mana yang terbaik untuk Anda gunakan? Kami akan membahas hal ini di bagian berikutnya.

Aplikasi Jual Foto Online Terbaik

Aplikasi jual foto online adalah platform digital yang memungkinkan Anda menjual lisensi atau hak cipta foto Anda kepada pelanggan di seluruh dunia. Ada banyak aplikasi jual foto online yang tersedia di internet, tetapi tidak semuanya cocok untuk Anda. Berikut adalah beberapa faktor yang bisa Anda pertimbangkan dalam memilih aplikasi jual foto online terbaik:

  • Jenis foto yang dijual.
    Beberapa aplikasi jual foto online lebih fokus pada jenis foto tertentu, seperti stok foto (foto umum yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan), editorial (foto berita atau aktualitas), fine art (foto seni atau estetika), atau niche (foto spesifik sesuai dengan tema atau pasar tertentu). Anda harus memilih aplikasi jual foto online yang sesuai dengan jenis foto yang ingin Anda jual.
  • Komisi atau royalti yang ditawarkan.
    Beberapa aplikasi jual foto online memberikan komisi atau royalti yang lebih tinggi daripada yang lain. Komisi atau royalti ini biasanya berkisar antara 15% hingga 70% dari harga jual foto Anda, tergantung pada aplikasi dan jenis lisensi yang dipilih oleh pembeli. Anda harus memilih aplikasi jual foto online yang memberikan komisi atau royalti yang adil dan menguntungkan bagi Anda.
  • Persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
    Beberapa aplikasi jual foto online memiliki persyaratan dan ketentuan yang lebih ketat daripada yang lain. Persyaratan dan ketentuan ini berkaitan dengan kualitas, format, ukuran, resolusi, metadata, keyword, izin, lisensi, hak cipta, dan hal-hal lainnya yang harus Anda patuhi saat mengunggah foto-foto Anda ke aplikasi tersebut. Anda harus memilih aplikasi jual foto online yang memiliki persyaratan dan ketentuan yang jelas dan mudah dipahami.
  • Reputasi dan popularitas aplikasi tersebut.
    Beberapa aplikasi jual foto online memiliki reputasi dan popularitas yang lebih baik daripada yang lain. Reputasi dan popularitas ini berkaitan dengan kredibilitas, keamanan, kenyamanan, dukungan, dan layanan yang diberikan oleh aplikasi tersebut kepada kontributor dan pembeli. Anda harus memilih aplikasi jual foto online yang memiliki reputasi dan popularitas yang baik di kalangan fotografer atau kreatif, serta pelanggan potensial.

Berdasarkan faktor-faktor di atas, kami telah merangkum beberapa aplikasi jual foto online terbaik yang bisa Anda gunakan. Berikut adalah daftar dan ulasan singkatnya:

Shutterstock

Shutterstock adalah salah satu aplikasi jual foto online terbesar dan terpopuler di dunia. Aplikasi ini menyediakan lebih dari 350 juta gambar, termasuk stok foto, editorial, vektor, ilustrasi, dan lain-lain. Aplikasi ini juga memiliki lebih dari 1,9 juta kontributor dan lebih dari 1,8 juta pelanggan dari berbagai negara.

Keuntungan menggunakan Shutterstock adalah:

  • Komisi atau royalti yang kompetitif.
    Shutterstock memberikan komisi atau royalti sebesar 15% hingga 40% dari harga jual foto Anda, tergantung pada jumlah penjualan yang telah Anda capai. Semakin banyak penjualan yang Anda capai, semakin tinggi komisi atau royalti yang Anda dapatkan. Selain itu, Shutterstock juga memberikan bonus sebesar $0,25 untuk setiap unduhan gratis dari koleksi gratis mereka.
  • Persyaratan dan ketentuan yang mudah.
    Shutterstock tidak memiliki persyaratan atau ketentuan yang terlalu sulit untuk dipenuhi oleh kontributor. Anda hanya perlu mengunggah foto-foto Anda dengan resolusi minimal 4 megapiksel, format JPEG atau TIFF, ukuran maksimal 50 MB, dan metadata dan keyword yang relevan. Anda juga tidak perlu mengirimkan model release atau property release jika subjek atau objek foto Anda tidak dapat diidentifikasi secara spesifik.
  • Reputasi dan popularitas yang tinggi.
    Shutterstock memiliki reputasi dan popularitas yang tinggi di kalangan fotografer atau kreatif, serta pelanggan potensial. Aplikasi ini memiliki lebih dari 21 juta pengikut di media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain. Aplikasi ini juga memiliki berbagai fitur dan layanan yang menarik dan bermanfaat bagi kontributor dan pembeli, seperti blog, forum, webinar, kursus online, program afiliasi, program referral, program insentif, program eksklusif, dan lain-lain.
Lihat juga :  Bagaimana Cara Menggunakan SEO untuk Meningkatkan Penjualan

Kekurangan menggunakan Shutterstock adalah:

  • Persaingan yang sangat ketat.
    Shutterstock memiliki lebih dari 1,9 juta kontributor yang mengunggah ratusan ribu foto setiap harinya. Ini berarti bahwa Anda harus bersaing dengan mereka untuk menarik perhatian dan minat pembeli. Oleh karena itu, Anda harus memiliki foto-foto yang berkualitas tinggi, unik, dan menarik agar bisa bersaing di pasar foto online. Anda juga harus mengikuti tren dan permintaan pasar yang selalu berubah.
  • Komisi atau royalti yang bisa berubah.
    Shutterstock memiliki sistem komisi atau royalti yang bisa berubah setiap tahunnya, tergantung pada kinerja aplikasi tersebut. Pada tahun 2021, Shutterstock mengubah sistem komisi atau royalti mereka dari berdasarkan jumlah penjualan kumulatif menjadi berdasarkan jumlah penjualan tahunan. Ini berarti bahwa Anda harus memulai dari awal setiap tahunnya untuk mencapai tingkat komisi atau royalti yang lebih tinggi. Beberapa kontributor merasa kecewa dan tidak puas dengan perubahan ini.

Shutterstock adalah aplikasi jual foto online yang cocok untuk Anda yang ingin menjual foto-foto stok atau editorial dengan kualitas tinggi, unik, dan menarik. Aplikasi ini juga cocok untuk Anda yang ingin bergabung dengan komunitas fotografer atau kreatif yang besar dan aktif, serta mendapatkan berbagai fitur dan layanan yang bermanfaat.

Foap

Foap adalah aplikasi jual foto online yang berbeda dari yang lain. Aplikasi ini tidak hanya menyediakan platform untuk menjual foto-foto Anda, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai misi atau kontes yang disponsori oleh merek-merek terkenal, seperti Coca-Cola, Mastercard, Volvo, dan lain-lain.

Aplikasi ini juga memiliki fitur komunitas yang memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan fotografer atau kreatif lainnya, memberikan dan menerima umpan balik, serta belajar dari pengalaman mereka.

Keuntungan menggunakan Foap adalah:

  • Komisi atau royalti yang tinggi.
    Foap memberikan komisi atau royalti sebesar 50% dari harga jual foto Anda, baik melalui platform reguler maupun melalui misi atau kontes. Harga jual foto Anda ditentukan oleh Foap sendiri, yaitu sebesar $10 per foto untuk platform reguler, dan bervariasi untuk misi atau kontes, tergantung pada sponsor dan hadiahnya. Ini berarti bahwa Anda bisa mendapatkan $5 per foto untuk platform reguler, dan lebih dari itu untuk misi atau kontes.
  • Persyaratan dan ketentuan yang fleksibel.
    Foap tidak memiliki persyaratan atau ketentuan yang terlalu ketat untuk kontributor. Anda bisa mengunggah foto-foto Anda dengan format JPEG atau PNG, ukuran minimal 1280 x 960 piksel, dan metadata dan keyword yang relevan. Anda juga tidak perlu mengirimkan model release atau property release jika subjek atau objek foto Anda tidak dapat diidentifikasi secara spesifik. Selain itu, Anda juga bebas untuk menjual foto-foto Anda di platform lain, karena Foap tidak meminta hak eksklusif atas foto-foto Anda.
  • Kesempatan untuk bekerja dengan merek-merek terkenal.
    Foap memberikan kesempatan bagi kontributor untuk bekerja dengan merek-merek terkenal melalui misi atau kontes yang mereka sponsori. Misi atau kontes ini biasanya memiliki tema atau brief tertentu yang harus dipenuhi oleh kontributor. Jika foto-foto Anda terpilih sebagai pemenang atau finalis, Anda bisa mendapatkan hadiah uang tunai, barang, voucher, atau kesempatan kerjasama lebih lanjut dengan merek tersebut. Ini bisa menjadi peluang bagi Anda untuk meningkatkan portofolio dan reputasi Anda sebagai fotografer atau kreatif.

Kekurangan menggunakan Foap adalah:

  • Potensi penjualan yang rendah.
    Foap memiliki potensi penjualan yang rendah dibandingkan dengan aplikasi jual foto online lainnya. Hal ini karena Foap memiliki jumlah pelanggan yang lebih sedikit, serta harga jual foto yang lebih rendah. Selain itu, Foap juga memiliki sistem rating yang mempengaruhi visibilitas foto-foto Anda di aplikasi tersebut. Sistem rating ini didasarkan pada jumlah umpan balik positif dan negatif yang Anda dapatkan dari komunitas Foap. Jika rating Anda rendah, maka foto-foto Anda akan sulit ditemukan oleh pembeli.
  • Persaingan yang sangat ketat.
    Foap memiliki persaingan yang sangat ketat, terutama untuk misi atau kontes yang disponsori oleh merek-merek terkenal. Misi atau kontes ini biasanya memiliki ribuan peserta yang mengirimkan foto-foto mereka. Ini berarti bahwa Anda harus bersaing dengan mereka untuk menarik perhatian dan minat sponsor. Oleh karena itu, Anda harus memiliki foto-foto yang berkualitas tinggi, unik, dan sesuai dengan tema atau brief yang diberikan.
Lihat juga :  Gunakan Paket Nelpon XL, Hemat Panggilanmu ke Teman dan Keluarga

Foap adalah aplikasi jual foto online yang cocok untuk Anda yang ingin menjual foto-foto dengan gaya dan tema yang beragam, serta berpartisipasi dalam berbagai misi atau kontes yang menantang dan menyenangkan. Aplikasi ini juga cocok untuk Anda yang ingin bergabung dengan komunitas fotografer atau kreatif yang ramah dan mendukung, serta bekerja dengan merek-merek terkenal.

EyeEm

EyeEm adalah aplikasi jual foto online yang menggabungkan platform stok foto dan media sosial. Aplikasi ini menyediakan lebih dari 100 juta gambar, termasuk stok foto, editorial, fine art, dan niche.

Aplikasi ini juga memiliki lebih dari 25 juta kontributor dan lebih dari 1 juta pelanggan dari berbagai negara. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur media sosial yang memungkinkan Anda untuk berbagi, menyukai, mengomentari, dan mengikuti foto-foto dari fotografer atau kreatif lainnya.

Keuntungan menggunakan EyeEm adalah:

  • Komisi atau royalti yang adil.
    EyeEm memberikan komisi atau royalti sebesar 50% dari harga jual foto Anda, baik melalui platform reguler maupun melalui mitra mereka, yaitu Getty Images dan Alamy. Harga jual foto Anda ditentukan oleh EyeEm sendiri, yaitu sebesar $20 per foto untuk platform reguler, dan bervariasi untuk mitra mereka, tergantung pada jenis lisensi yang dipilih oleh pembeli. Ini berarti bahwa Anda bisa mendapatkan $10 per foto untuk platform reguler, dan lebih dari itu untuk mitra mereka.
  • Persyaratan dan ketentuan yang sederhana.
    EyeEm tidak memiliki persyaratan atau ketentuan yang terlalu rumit untuk kontributor. Anda hanya perlu mengunggah foto-foto Anda dengan format JPEG, ukuran minimal 4 megapiksel, dan metadata dan keyword yang relevan. Anda juga tidak perlu mengirimkan model release atau property release jika subjek atau objek foto Anda tidak dapat diidentifikasi secara spesifik. Selain itu, Anda juga bebas untuk menjual foto-foto Anda di platform lain, karena EyeEm tidak meminta hak eksklusif atas foto-foto Anda.
  • Fitur media sosial yang menarik.
    EyeEm memiliki fitur media sosial yang menarik dan bermanfaat bagi kontributor. Anda bisa berbagi, menyukai, mengomentari, dan mengikuti foto-foto dari fotografer atau kreatif lainnya di aplikasi ini. Anda juga bisa mendapatkan umpan balik, saran, inspirasi, dan dukungan dari komunitas EyeEm. Selain itu, Anda juga bisa berpartisipasi dalam berbagai acara dan aktivitas yang diselenggarakan oleh EyeEm, seperti pameran, festival, workshop, webinar, kontes, dan lain-lain.

Kekurangan menggunakan EyeEm adalah:

  • Potensi penjualan yang tidak konsisten.
    EyeEm memiliki potensi penjualan yang tidak konsisten dibandingkan dengan aplikasi jual foto online lainnya. Hal ini karena EyeEm memiliki jumlah pelanggan yang lebih sedikit, serta harga jual foto yang lebih rendah. Selain itu, EyeEm juga memiliki sistem seleksi yang ketat untuk menentukan foto-foto mana saja yang akan ditampilkan di platform reguler atau mitra mereka. Sistem seleksi ini didasarkan pada kriteria kualitas, unikitas, relevansi, dan permintaan pasar. Jika foto-foto Anda tidak lolos seleksi tersebut, maka peluang penjualan Anda akan menurun.
  • Komisi atau royalti yang bisa berubah.
    EyeEm memiliki komisi atau royalti yang bisa berubah setiap saat, tergantung pada kebijakan aplikasi tersebut. Pada tahun 2020, EyeEm mengubah komisi atau royalti mereka dari 50% menjadi 25% untuk penjualan melalui mitra mereka, yaitu Getty Images dan Alamy. Beberapa kontributor merasa kecewa dan tidak puas dengan perubahan ini.

EyeEm adalah aplikasi jual foto online yang cocok untuk Anda yang ingin menjual foto-foto dengan gaya dan tema yang beragam, serta berinteraksi dengan komunitas fotografer atau kreatif yang besar dan aktif. Aplikasi ini juga cocok untuk Anda yang ingin mendapatkan kesempatan untuk ditampilkan di platform stok foto terkemuka, seperti Getty Images dan Alamy.

Tips dan Trik untuk Meningkatkan Penjualan Foto Online

Setelah Anda mengetahui aplikasi jual foto online terbaik yang bisa Anda gunakan, sekarang Anda perlu mengetahui tips dan trik untuk meningkatkan penjualan foto online. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang bisa Anda coba:

  • Mengunggah foto-foto secara rutin dan konsisten.
    Ini adalah tips pertama yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan foto online. Mengunggah foto-foto secara rutin dan konsisten akan membantu Anda membangun portofolio yang solid, menunjukkan profesionalisme Anda, serta meningkatkan visibilitas dan eksposur Anda di aplikasi jual foto online. Anda bisa mengatur jadwal atau target mengunggah foto-foto Anda, misalnya seminggu sekali, sebulan sekali, atau sesuai dengan kemampuan Anda.
  • Mengikuti tren dan permintaan pasar.
    Ini adalah tips kedua yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan foto online. Mengikuti tren dan permintaan pasar akan membantu Anda menyesuaikan foto-foto Anda dengan kebutuhan dan minat pembeli. Anda bisa mencari tahu tren dan permintaan pasar dengan melakukan riset kata kunci, melihat koleksi populer, mengamati pesaing, serta mengikuti berita dan aktualitas. Anda juga bisa mengambil inspirasi dari hobi, pengalaman, atau keahlian Anda sendiri.
  • Menambahkan metadata dan keyword yang relevan.
    Ini adalah tips ketiga yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan foto online. Menambahkan metadata dan keyword yang relevan akan membantu pembeli menemukan foto-foto Anda di aplikasi jual foto online. Metadata adalah informasi tambahan yang ada di dalam file foto, seperti judul, deskripsi, lokasi, tanggal, kamera, lensa, dan lain-lain. Keyword adalah kata-kata kunci yang berkaitan dengan isi atau tema foto Anda, seperti bunga, pantai, senja, dan lain-lain. Metadata dan keyword ini harus relevan, akurat, dan spesifik agar foto-foto Anda bisa muncul di hasil pencarian yang sesuai.
  • Mempromosikan foto-foto Anda di media sosial.
    Ini adalah tips keempat yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan foto online. Mempromosikan foto-foto Anda di media sosial akan membantu Anda menjangkau audiens yang lebih luas, meningkatkan kesadaran merek Anda, serta membangun hubungan dengan pelanggan potensial. Anda bisa mempromosikan foto-foto Anda di media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Pinterest, atau lainnya. Anda juga bisa menggunakan hashtag, tagar, atau kata kunci yang relevan untuk meningkatkan jangkauan dan interaksi dengan audiens Anda.
  • Mengikuti misi atau kontes yang diselenggarakan oleh aplikasi jual foto online.
    Ini adalah tips kelima yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan foto online. Mengikuti misi atau kontes yang diselenggarakan oleh aplikasi jual foto online akan membantu Anda mendapatkan penghasilan tambahan, meningkatkan keterampilan dan kreativitas Anda, serta mendapatkan pengakuan dan reputasi dari aplikasi tersebut atau sponsor mereka. Beberapa aplikasi jual foto online yang menyelenggarakan misi atau kontes adalah Foap, EyeEm, Snapwire, Agora Images, dan lain-lain. Anda bisa mengikuti misi atau kontes yang sesuai dengan minat dan kemampuan Anda.
Lihat juga :  Cara Menjaga Cinta di Tengah Kehidupan Modern

Itulah beberapa tips dan trik untuk meningkatkan penjualan foto online. Kami berharap tips dan trik ini bisa membantu Anda sukses menjual foto online dengan aplikasi.

Kesimpulan

Menjual foto online adalah salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi Anda sebagai fotografer atau kreatif. Dengan menjual foto online, Anda bisa menghasilkan uang dari foto-foto yang mungkin hanya tersimpan di memori atau media sosial Anda. Namun, menjual foto online juga memiliki keuntungan dan tantangan yang harus Anda ketahui dan siapkan.

Untuk menjual foto online, Anda perlu memenuhi beberapa syarat dan persiapan, seperti memiliki foto-foto berkualitas, mendaftar di aplikasi jual foto online, mengedit dan mengoptimalkan foto-foto Anda, menambahkan metadata dan keyword, serta mendapatkan izin yang diperlukan. Anda juga perlu memilih aplikasi jual foto online yang tepat untuk Anda, sesuai dengan kriteria dan preferensi Anda.

Beberapa aplikasi jual foto online terbaik yang bisa Anda gunakan adalah Shutterstock, Foap, dan EyeEm. Masing-masing aplikasi ini memiliki keunggulan dan kekurangan yang berbeda-beda, tergantung pada jenis foto yang dijual, komisi atau royalti yang ditawarkan, persyaratan dan ketentuan yang berlaku, reputasi dan popularitas aplikasi tersebut, serta fitur dan layanan yang disediakan.

Untuk meningkatkan penjualan foto online, Anda bisa mencoba beberapa tips dan trik, seperti mengunggah foto-foto secara rutin dan konsisten, mengikuti tren dan permintaan pasar, menambahkan metadata dan keyword yang relevan, mempromosikan foto-foto Anda di media sosial, serta mengikuti misi atau kontes yang diselenggarakan oleh aplikasi jual foto online.

Kami berharap artikel ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda yang ingin menjual foto online dengan aplikasi. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

You May Also Like